Facebook

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Blogger templates

JOIN DATABASE

Pengertian JOIN di MySQL JOIN adalah perintah di MySQL yang digunakan untuk menggabungkan data dari dua atau lebih tabel berdasarkan kolo...

Latest Updates

Rabu, 10 September 2025

JOIN DATABASE

Posted By: AlhamdDinasty - September 10, 2025

Pengertian JOIN di MySQL

JOIN adalah perintah di MySQL yang digunakan untuk menggabungkan data dari dua atau lebih tabel berdasarkan kolom yang berhubungan (biasanya foreign key).

Tujuannya agar kita bisa melihat data yang saling terkait dalam satu hasil query.


Left JOIN dan Right Join di MySQL :




1. LEFT JOIN (LEFT OUTER JOIN)

  • Mengambil semua data dari tabel kiri (left table).

  • Jika ada pasangan di tabel kanan → ditampilkan.

  • Jika tidak ada pasangan di tabel kanan → kolom tabel kanan bernilai NULL.



      contoh :



     Hasil: semua siswa ditampilkan, meskipun ada siswa yang belum punya kelas (kolom nama_kelas           akan NULL).







2. RIGHT JOIN (RIGHT OUTER JOIN)

  • Mengambil semua data dari tabel kanan (right table).

  • Jika ada pasangan di tabel kiri → ditampilkan.

  • Jika tidak ada pasangan di tabel kiri → kolom tabel kiri bernilai NULL.



      contoh :



  
     Hasil: semua siswa ditampilkan, meskipun ada siswa yang belum punya kelas 
     (kolom nama akan NULL).


































APA ITU TRIGGER?

Posted By: AlhamdDinasty - September 10, 2025






Apa itu trigger?

Trigger adalah objek database (sekumpulan perintah SQL) yang otomatis dijalankan ketika ada operasi tertentu pada sebuah tabel: INSERT, UPDATE, atau DELETE.
Trigger berguna untuk otomatisasi, menjaga konsistensi data, membuat log, atau melakukan validasi.

Dalam konteks basis data, trigger adalah kode (prosedur) yang berjalan secara otomatis sebagai respons terhadap suatu peristiwa (event) pada suatu tabel, seperti operasi INSERT, UPDATE, atau DELETE data. Trigger bertujuan untuk menjaga integritas data, melakukan validasi, menjalankan logika bisnis, dan mengotomatiskan tugas-tugas tertentu tanpa campur tangan manual, sehingga meningkatkan keandalan dan efisiensi database. 

Hal-hal penting tentang trigger di MySQL

  • Sintaks umum memerlukan DELIMITER karena ada blok BEGIN ... END.

  • Ada dua jenis waktu eksekusi: BEFORE dan AFTER.

    • BEFORE → dijalankan sebelum operasi utama; bisa mengubah NEW dan bisa membatalkan operasi (pakai SIGNAL).

    • AFTER → dijalankan setelah operasi utama; cocok untuk operasi yang tergantung data sudah tersimpan.

  • Dalam trigger FOR EACH ROW → dijalankan per baris (bukan per statement).

  • Akses nilai: NEW.col (nilai baru pada INSERT/UPDATE), OLD.col (nilai lama pada DELETE/UPDATE).

  • Trigger tidak boleh melakukan COMMIT/ROLLBACK.

  • Pastikan tabel yang meng-handle stok menggunakan engine yang support transaksi (InnoDB) bila butuh atomicity/locking.

  • Untuk membuat trigger butuh privilege TRIGGER.


Minggu, 24 Agustus 2025

kapan kita memakai ERD dan menormalisasi DATA?

Posted By: AlhamdDinasty - Agustus 24, 2025

 

1. Kapan Kita Memakai ERD (Entity Relationship Diagram)?

Pengertian:

ERD adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan struktur konseptual data, termasuk:

  • Entitas (seperti Mahasiswa, Dosen)

  • Atribut dari entitas (seperti Nama, NIM)

  • Relasi antar entitas (seperti Mahasiswa mengambil Mata Kuliah)


Kapan Digunakan:

ERD digunakan pada:

  1. Tahap awal perancangan sistem informasi – untuk memahami data yang dibutuhkan sistem.

  2. Tahap analisis dan desain database – sebelum pembuatan tabel di database.

  3. Komunikasi antar tim – agar semua stakeholder memahami struktur data.


Kelebihan ERD:

  • Memudahkan pemahaman struktur data secara visual.

  • Alat komunikasi yang baik antara analis, developer, dan klien.

  • Mengurangi risiko kesalahan perancangan awal database.

Kekurangan ERD:

  • ⚠ Tidak menunjukkan detail teknis seperti tipe data atau constraint.

  • ⚠ Kurang fleksibel jika sistem berubah-ubah.

  • ⚠ Tidak menghindari redundansi atau anomali data → perlu normalisasi.


2. Kapan Kita Memakai Normalisasi?

Pengertian:

Normalisasi adalah proses menyusun tabel dan atribut dalam database agar:

  • Tidak terjadi redundansi data

  • Tidak ada anomali data (insert, update, delete)

  • Struktur data menjadi logis dan efisien


Kapan Digunakan:

Normalisasi digunakan pada:

  1. Setelah ERD selesai, saat mulai menyusun tabel (struktur logis).

  2. Sebelum implementasi ke database (DBMS), untuk memastikan desain bersih.

  3. Audit database lama, untuk memperbaiki struktur tabel yang buruk.


Kelebihan Normalisasi:

  • Mengurangi pengulangan data (redundansi).

  • Menghindari anomali saat manipulasi data.

  • Menjadikan database lebih efisien dan mudah dikelola.

Kekurangan Normalisasi:

  • Bisa menghasilkan banyak tabel → join jadi lebih kompleks.

  • Performa query bisa menurun jika join terlalu banyak.

  • Kadang terlalu “rapi” untuk aplikasi yang butuh kecepatan baca tinggi.


3. Perbandingan Singkat ERD vs Normalisasi

AspekERDNormalisasi
TujuanMendesain model konseptual dataMengorganisir struktur tabel
Waktu penggunaanAwal proses perancanganSetelah ERD, saat desain logis
BentukDiagram visual (entitas & relasi)Tabel-tabel dengan aturan
KelebihanVisual, mudah dimengertiEfisien, bebas anomali
KekuranganTidak detail secara teknisKompleks jika over-normalisasi

4. Tahapan Normalisasi (Normal Forms)

Normalisasi dilakukan dalam beberapa tahapan (Normal Form / NF). Semakin tinggi NF, semakin sedikit redundansi data, tapi struktur semakin kompleks.


1NF – First Normal Form

Syarat:

  • Setiap kolom hanya memiliki satu nilai (atomic value).

  • Tidak ada kolom berisi data yang berulang/bergrup.

Contoh pelanggaran:

NIMNamaMata Kuliah
101AniBasis Data, Algoritma

Harus dipecah agar satu kolom hanya satu nilai.


2NF – Second Normal Form

Syarat:

  • Sudah memenuhi 1NF.

  • Semua atribut non-kunci sepenuhnya tergantung pada seluruh primary key (bukan hanya sebagian).

Relevan jika tabel punya composite key (kunci gabungan).


3NF – Third Normal Form

Syarat:

  • Sudah memenuhi 2NF.

  • Tidak ada transitive dependency (atribut non-kunci bergantung pada atribut non-kunci lainnya).

Contoh pelanggaran:
| NIM | Nama | KodeProdi | NamaProdi |


NamaProdi bergantung pada KodeProdi, bukan NIM → Pisahkan ke tabel Prodi.


BCNF – Boyce-Codd Normal Form

Syarat:

  • Sudah memenuhi 3NF.

  • Semua determinan adalah kandidat key.

Versi lebih ketat dari 3NF untuk kasus tertentu.


4NF – Fourth Normal Form

Syarat:

  • Sudah memenuhi BCNF.

  • Tidak ada multi-valued dependency.

Digunakan jika satu atribut bisa punya banyak nilai independen terhadap kunci utama.


5NF – Fifth Normal Form

Syarat:

  • Sudah memenuhi 4NF.

  • Tidak ada join dependency.

Jarang dipakai dalam praktik kecuali untuk sistem yang sangat kompleks.


Kesimpulan

TahapKegiatanTujuan
1. ERD| Mendesain entitas dan relasi| Memahami struktur data secara global
2. Normalisasi| Menyusun tabel agar efisien| Menghindari duplikasi dan anomali data

Gunakan ERD untuk perancangan awal, dan lanjutkan dengan normalisasi agar database yang kamu bangun stabil, efisien, dan siap diimplementasikan.

Normalisasi database 1NF, 2NF, 3NF

Posted By: AlhamdDinasty - Agustus 24, 2025

 


Apa itu Normalisasi Database?

Normalisasi database adalah proses merapikan struktur tabel agar:

  • Tidak ada data ganda (redundansi).

  • Data lebih konsisten dan rapi.

  • Mudah di-update tanpa bikin anomali.

Normalisasi biasanya dilakukan bertahap: 1NF → 2NF → 3NF.


1NF (First Normal Form)





Aturan:

  • Setiap kolom harus bernilai atomik (tidak boleh ada data ganda dalam satu sel).

  • Tidak boleh ada kolom yang berulang.

Contoh Tidak 1NF

ID    Nama  No_Telepon
 1|   Budi|  08123, 08145
 2|   Siti|  08222

Kolom No_Telepon berisi lebih dari satu nilai (tidak atomik).

Versi 1NF

ID   Nama    No_Telepon
1|  Budi|  08123
1|  Budi|  08145
2|  Siti|  08222

2NF (Second Normal Form)





Aturan:

  • Harus sudah memenuhi 1NF.

  • Semua kolom non-kunci harus bergantung sepenuhnya pada primary key, bukan hanya sebagian.

Contoh Tidak 2NF

Tabel Pesanan:

OrderID     ProdukID    NamaProduk     Qty
   101|      P01|        Kopi|     2
   101|      P02|        Teh|     1

Primary key = (OrderID, ProdukID).
Tapi NamaProduk hanya tergantung pada ProdukID, bukan OrderID. Jadi ada redundansi.

Versi 2NF

Pisahkan jadi 2 tabel:
Tabel Pesanan

OrderID    ProdukID     Qty
   101|      P01|    2
   101|      P02|    1

Tabel Produk

ProdukID        NamaProduk
    P01|          Kopi
    P02|          Teh

3NF (Third Normal Form)





Aturan:

  • Harus sudah memenuhi 2NF.

  • Tidak boleh ada kolom non-kunci yang bergantung pada kolom non-kunci lain (tidak ada transitive dependency).

Contoh Tidak 3NF

NIM     Nama      KodeJurusan NamaJurusan
01|   Andi|          TI|   Teknik Informatika
02|   Siti|          SI|    Sistem Informasi

NamaJurusan bergantung pada KodeJurusan, bukan langsung pada NIM → ini transitive dependency.

Versi 3NF

Pisahkan jadi 2 tabel:
Tabel Mahasiswa

NIM    Nama  KodeJurusan
  01|   Andi|         TI
  02|   Siti|         SI

Tabel Jurusan

KodeJurusan  NamaJurusan
        TI|  Teknik Informatika
        SI|  Sistem Informasi

Ringkasan

  • 1NF: Data atomik, tidak ada kolom berulang.

  • 2NF: Tidak ada ketergantungan sebagian pada primary key (setiap kolom non-kunci tergantung penuh pada PK).

  • 3NF: Tidak ada ketergantungan antar kolom non-kunci (hilangkan transitive dependency).

Rabu, 30 Juli 2025

Entity Relationship Diagram (ERD)

Posted By: AlhamdDinasty - Juli 30, 2025

 

Entity Relationship Diagram

ERD (Entity Relationship Diagram) atau diagram hubungan entitas adalah sebuah diagram yang digunakan untuk perancangan suatu database dan menunjukan relasi atau hubungan antar objek atau entitas beserta atribut-atributnya secara detail. Dengan menggunakan ERD, sistem database yang sedang dibentuk dapat digambarkan dengan lebih terstruktur dan terlihat rapi.

Selain digunakan dalam perancangan database, ERD sendiri sering digunakan untuk debugging database jika terjadi masalah pada database. Untuk melakukan debug pada database bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi jika database yang mengalami masalah memiliki banyak tabel dan memerlukan penulisan SQL yang kompleks. Dengan menggambarkan skema database menggunakan ERD, kamu menjadi lebih mudah untuk menemukan permasalahan yang terjadi dalam database dan menyelesaikan masalah dengan mudah.

Model Data ERD

Sebelum membuat perancangan sistem yang tepat, kamu harus terlebih dahulu mengetahui jenis model data yang digunakan. Karena model data tersebut nantinya akan berpengaruh dalam pengembangan sistem. Model ini juga berguna untuk membuat dokumentasi dari segala bentuk arsitektur data. Model ini dibagi ke dalam tiga model. Berikut adalah penjelasannya.

  • Model data konseptual
    Model data ini adalah model data paling tinggi karena di dalamnya berisi data-data yang detail. Data konseptual ini dapat kamu gunakan sebagai dasar untuk membuat satu atau lebih model data logis. Tujuan dari pengembangan model data konseptual adalah untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur database yang terdiri dari entitas dan relasi antara setiap entitas.

  • Model data logis
    Berikutnya adalah model data logis. Model data logis ini adalah pengembangan dari model data konseptual, itu sebabnya dalam proses pembuatannya model data ini dibuat lebih rinci dari model data konseptual dan dibuat setelah model data konseptual selesai dibuat. Model ini digunakan untuk menambahkan informasi secara eksplisit kedalam unsur-unsur model konseptual. Terdapat juga beberapa komponen dalam model data ini, seperti entitas data master, operasional, dan transaksional.

  • Model data fisik
    Yang terakhir adalah model data fisik. Model data fisik adalah pengembangan dari masing-masing model data logis. Model data ini biasanya digunakan untuk merancang sebuah database.

Komponen ERD

Setelah mengetahui apa saja model data dari ER diagram, sekarang kita akan membahas komponen-komponen yang digunakan dalam membuat ER diagram. Dalam sebuah ERD sendiri terdapat empat komponen utama untuk memodelkan suatu sistem. Berikut adalah komponen-komponennya.



  • Entitas
    Yang pertama adalah entitas. Entitas merupakan sekumpulan objek yang dapat diidentifikasi secara unik dan berbeda satu dengan yang lainnya. Entitas ini biasanya digambarkan dengan lambang persegi panjang.

    Lalu, ada juga yang dinamakan “Entitas lemah”. Entitas lemah ini digambarkan dengan lambang persegi panjang kecil di dalam persegi panjang yang lebih besar. Mengapa disebut dengan entitas lemah? Karena entitas tersebut harus terhubung langsung dengan entitas lain, sebab entitas lemah ini tidak dapat diidentifikasi secara unik.

  • Atribut
    Selanjutnya adalah atribut. Setiap entitas pasti memiliki atribut yang berfungsi untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Ada beberapa jenis atribut yang biasa digunakan dalam ERD. Berikut adalah jenis-jenisnya.

    • Atribut kunci
      Atribut kunci atau Key Attributes adalah atribut yang berfungsi untuk menentukan data yang bersifat penting. Biasanya atribut kunci ini berbentuk angka atau numerik. Contoh dari atribut ini adalah No. KTP, NIM (Nomor Induk Mahasiswa), dan lain-lain. Atribut kunci ini dilambangkan dengan lingkaran lonjong dengan keterangan di dalamnya yang diberi garis bawah.

    • Atribut simpel
      Berikutnya adalah atribut simpel. Atribut simpel adalah atribut yang tidak dapat dipecah lagi dan bernilai tunggal. Contoh dari atribut ini adalah alamat kantor, nama penerbit, dan lain-lain.

    • Atribut multinilai
      Atribut multinilai atau Multivalue Attributes adalah atribut yang memiliki atribut lebih dari satu nilai. Contoh dari atribut ini adalah sebuah website artikel yang memiliki beberapa penulis.

    • Atribut gabungan
      Selanjutnya adalah atribut gabungan atau Composite Attributes. Atribut gabungan adalah atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang berukuran lebih kecil dan memiliki arti tertentu. Contoh dari atribut ini adalah sebuah nama yang terdiri atas nama depan, nama tengah, dan nama belakang.

    • Atribut derivvatif
      Yang terakhir adalah atribut derivatif. Atribut derivatif adalah atribut yang dihasilkan dari atribut lain dan atributnya tidak wajib untuk ditulis dalam Entity Relationship Diagram. Contoh dari atribut ini adalah selisih harga, usia, dan kelas.

  • Relasi
    Komponen ketiga adalah relasi atau relation. Relasi dalam ERD adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entitas. Relasi sendiri sering disebut dengan proses. Komponen ini digambarkan dengan lambang belah ketupat. Terdapat tiga jenis relasi yang digunakan dalam ERD dan perlu kamu ketahui, berikut adalah jenisnya.

    • One to one  (1:1)
      One to one berarti setiap entitas hanya dapat memiliki relasi dengan satu entitas lain. Contohnya seperti data mahasiswa dengan NIM (Nomor Induk Siswa).

    • One to many  (1:M)
      One to many memiliki arti satu entitas dapat memiliki relasi dengan beberapa entitas, begitu pula sebaliknya. Contoh dari implementasi one to many ini adalah jurusan dengan mahasiswanya.

    • Many to many  (M:M)
      Many to many memiliki arti setiap entitas yang ada dapat memiliki relasi dengan entitas lain, begitu pula sebaliknya. Contoh dari relasi ini adalah mahasiswa dengan data terkait UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

  • Garis
    Komponen terakhir adalah garis. Dalam ERD sendiri garis digunakan untuk menunjukkan hubungan entitas dalam ERD. Selain menjadi penghubung, garis juga dapat menunjukkan alur atau flow dari suatu ERD.

  • Contoh ERD Sederhana

    Skenario
    : Sistem informasi akademik

    Entitas:
          1.   Mahasiswa (NIM, Nama, Alamat)

          2.   MataKuliah (KodeMK, NamaMK, SKS)

          3.   Dosen (NIP, NamaDosen)

          4.   KRS (Tempat relasi Mahasiswa mengambil Mata Kuliah)




Kesimpulan

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah alat penting dalam perancangan basis data yang berfungsi memetakan hubungan antar entitas secara visual dan logis. Dengan ERD, kita bisa:

  • Memahami struktur data sistem dengan jelas,

  • Mengetahui hubungan antar data (relasi),

  • Menghindari duplikasi dan kesalahan dalam desain database.

ERD membantu tim pengembang dan pemangku kepentingan untuk memiliki pemahaman yang sama sebelum sistem diimplementasikan.


Jadi itulah penjelasan tentang ERD atau entity relationship diagram. Diharapkan setelah membaca artikel ini, kamu menjadi lebih paham dan mengerti apa itu ER diagram. Kami juga akan tengah menyiapkan artikel tentang cara membuat ER diagram lho. Apakah kamu ingin tahu cara membuat ER diagram? Tunggu dan nantikan artikel selanjutnya ya.

jika ingin tau lebih dalam bisa kunjungi website: https://www.dicoding.com/blog/memahami-erd/

Senin, 28 Juli 2025

cara membuat database php myadmin

Posted By: AlhamdDinasty - Juli 28, 2025

 

phpMyAdmin adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengelola database MySQL atau MariaDB. Dengan phpMyAdmin, kamu bisa membuat, mengedit, menghapus, dan melihat isi database melalui tampilan antarmuka grafis di browser—tanpa harus mengetik perintah SQL secara manual.

Fungsi utama phpMyAdmin:

  • Membuat database dan tabel.

  • Menambahkan, mengubah, dan menghapus data (baris).

  • Menjalankan perintah SQL secara langsung.

  • Mengelola hak akses pengguna database.

  • Mengekspor dan mengimpor database (misalnya ke format .sql).

  • Melihat struktur dan relasi antar tabel.


Kelebihan phpMyAdmin:

✅ Mudah digunakan (berbasis GUI).
✅ Tidak perlu terminal atau command line.
✅ Bisa diakses lewat browser (localhost atau online).
✅ Mendukung fitur-fitur kompleks MySQL seperti relasi, trigger, index, dll.

cara membuat database myadmin :





masuk ke xamp terus pencet tombol admin pada (apache dan mysql).

jika sudah maka akan menampilkan tampilan phpmyadmin, jika sudah muncul maka sudah berhasil.






















terus buat baru/new pada database.

jika sudah maka akan disiruh untuk memasukkan nam adatabase kalian, nama i database kalian sesuai nama di butuhkan database kalian











terus buat nama pada database yang ingin di buat.

jika sudah pilih simpan 






setelah selesai pilih simpan.

akan  muncul database milik kalian sendiri














jika sudah selesai maka hasilnya akan begini.




Rabu, 28 Mei 2025

SEQUENCE DIAGRAM

Posted By: AlhamdDinasty - Mei 28, 2025

Apa itu Sequence Diagram?

Sequence diagram adalah salah satu jenis diagram dalam Unified Modeling Language (UML) yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antar objek atau komponen dalam sebuah sistem secara berurutan berdasarkan waktu.

Diagram ini menampilkan bagaimana objek-objek saling berkomunikasi lewat pesan (messages) yang dikirimkan satu sama lain untuk menyelesaikan suatu proses atau fungsi.



Komponen Utama Sequence Diagram

1. Object (Objek)
Biasanya digambarkan sebagai kotak dengan nama objek/kelas di atasnya.


2. Lifeline (Garis Kehidupan)
Garis vertikal putus-putus di bawah objek yang menunjukkan keberadaan objek selama proses berjalan.


3. Activation Bar (Bar Aktivasi)
Kotak vertikal di atas lifeline yang menunjukkan periode ketika objek aktif melakukan proses.


4. Message (Pesan)
Panah horizontal yang menunjukkan komunikasi dari satu objek ke objek lain. Bisa berupa:

Synchronous message (panah penuh): pesan yang menunggu balasan.

Asynchronous message (panah terbuka): pesan yang tidak menunggu balasan.



5. Return Message
Biasanya digambarkan dengan panah putus-putus sebagai balasan dari pesan sebelumnya.





Fungsi Sequence Diagram

Menjelaskan urutan eksekusi dari proses tertentu dalam sistem.

Memperlihatkan interaksi waktu nyata antar objek.

Membantu developer dan analis memahami alur kerja dan komunikasi sistem.

Digunakan dalam fase perancangan sistem dan dokumentasi.




Contoh Kasus

Misalnya, dalam sistem pemesanan online:

Pengguna (user) mengirim permintaan pemesanan.

Sistem memeriksa ketersediaan barang.

Sistem memproses pembayaran.

Sistem mengonfirmasi pemesanan ke pengguna.


Urutan pesan ini dapat divisualisasikan dalam sequence diagram untuk memperlihatkan interaksi setiap komponen secara berurutan.





SEQUENCE TRANSFER

 
 

 

 SEQUENCE WITHDRAW CASH

 

SEQUENCE DEPOSIT FUNDS


 SEQUNCE CHECK BALANCE


 


 

SCIENCE & TECHNOLOGY

Games & Multimedia

Copyright © alhamd™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.