========( MACAM MACAM BILANGAN )========
1. Bilangan Biner
Bilangan biner (basis 2) adalah sistem bilangan yang hanya terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1. Bilangan Biner ini di populerkan oleh John Van Neuman.
Contohnya menggunakan bilangan biner agar bisa saling berkomunikasi antara komponen (hardware) maupun antar sesama komputer. Karena komputer hanya menggunakan bahasa mesin, yaitu apabila komputer mendapatkan sinyal listrik bernilai 1, apabila komputer tidak mendapatkan sinyal listrik berarti bernilai 0.
2. Bilangan Hexadesimal
Bilangan hexadesimal (basis 16). Hexa berarti 6 dan Desimal berarti 10 adalah jenis sistem bilangan yang terdiri dari 16 simbol yaitu: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A(10), B(11), C(12), D(13), E(14), dan F(15). Berbeda dengan ke tiga sistem bilangan yang telah dibahas. Sistem bilangan hexadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf.
3. Bilangan Decimal
Bilangan desimal adalah salah satu konsep, yang memiliki dampak yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Penggunaan bilangan desimal meluas di berbagai bidang, dan pemahaman akan konsep ini menjadi penting dalam berbagai konteks. Berikut adalah penerapan bilangan desimal dalam Matematika.
Pecahan Desimal
Pecahan desimal adalah pecahan yang penyebutnya sepuluh, seratus, seribu, dan seterusnya. Berikut ini adalah beberapa contoh bilangan pecahan dalam bentuk desimal, yaitu:
0,2 = 2/10
0,03 = 3/2100
40/100 = 0,4
127/1000 = 0,127
Pembulatan Desimal
Pembulatan bilangan desimal ini meliputi pembulatan ke satuan yang terdekat, pembulatan ke puluhan yang terdekat, pembulatan ke ratusan yang terdekat, dan seterusnya. Berikut ini adalah beberapa contoh pembulatan tersebut.
- Pembulatan ke satuan terdekat, seperti 2,7 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 3.17,232 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 17.
- Pembulatan ke puluhan terdekat, misalnya 121 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 120.1157 dibulatkan ke puluhan terdekat menjadi 1160.
- Pembulatan ke ratusan terdekat, contohnya 1523 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 1500.220 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 200.
Perkalian Desimal
Dalam perkalian desimal harus ada setidaknya 2 buah bilangan desimal. Hasil dari perkalian bilangan desimal tersebut adalah bilangan desimal. Berikut ini adalah beberapa contoh perkalian bilangan desimal:
2 x 2 = 41, 5 x 10 = 153,5 x 5,5 = 19,25
Konversi Desimal ke Biner
Bilangan desimal ini bisa dikonversikan atau diubah kedalam bentuk biner. Biner adalah sistem penulisan bilangan dengan menggunakan 2 angka, yaitu 1 dan 0 saja. Berikut ini adalah cara mengubah desimal ke biner:
Pertama lakukan pembagian bilangan desimal dengan bilangan dua, kemudian susun bilangan dari angka terakhir sampai angka pertama. Misalnya, ada sebuah bilangan 150, jika bilangan desimal tersebut dikonversikan ke bentuk biner, maka diperoleh:
150 : 2 = 75 sisa 0
75 : 2 = 37 sisa 1
37 : 2 = 18 sisa 1
18 : 2 = 9 sisa 0
9 : 2 = 4 sisa 1
4 : 2 = 2 sisa 0
2 : 2 = 1 sisa 0
Bilangan biner = 100101102
4.Bilangan Oktal
Oktal atau sistem bilangan basis delapan adalah sebuah sistem bilangan berbasis delapan. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,1,2,3,4,5,6,7. Konversi Sistem Bilangan Oktal berasal dari Sistem bilangan biner yang dikelompokkan tiap tiga bit biner dari ujung paling kanan
(LSB atau Least Significant Bit).
| Biner | Oktal | Desimal |
|---|---|---|
| 000 000 | 00 | 0 |
| 000 001 | 01 | 1 |
| 000 010 | 02 | 2 |
| 000 011 | 03 | 3 |
| 000 100 | 04 | 4 |
| 000 101 | 05 | 5 |
| 000 110 | 06 | 6 |
| 000 111 | 07 | 7 |
| 001 000 | 10 | 8 |
| 001 001 | 11 | 9 |
| 001 010 | 12 | 10 |
| 001 011 | 13 | 11 |
| 001 100 | 14 | 12 |
| 001 101 | 15 | 13 |
| 001 110 | 16 | 14 |
| 001 000 | 17 | 15 |
Popular
Tags
Videos
0 komentar:
Posting Komentar