Rabu, 28 Mei 2025
SEQUENCE DIAGRAM
Posted By: AlhamdDinasty - Mei 28, 2025Kamis, 15 Mei 2025
ACTIVITY DIAGRAM
Posted By: AlhamdDinasty - Mei 15, 2025
Pengertian Activity Diagram
Activity Diagram adalah jenis diagram UML (Unified Modeling Language) yang menggambarkan alur kerja (workflow) atau aktivitas dalam suatu proses bisnis atau sistem. Diagram ini menekankan urutan aktivitas, kondisi keputusan, dan alur kerja paralel atau bersamaan.
Activity diagram sering digunakan untuk:
-
Memodelkan proses bisnis.
-
Menjelaskan logika alur kerja dari suatu sistem.
-
Memvisualisasikan perilaku suatu metode atau use case.
Komponen Utama Activity Diagram
1. Initial Node (Titik Awal)
-
Titik mulai aktivitas.
-
Simbol: Lingkaran hitam solid.
2. Activity / Action (Aktivitas / Aksi)
-
Tindakan atau langkah dalam proses.
-
Simbol: Persegi panjang dengan sudut membulat.
-
Contoh: Input data pengguna, Proses pembayaran.
3. Decision Node (Keputusan)
-
Menunjukkan percabangan alur berdasarkan kondisi.
-
Simbol: Belah ketupat.
-
Contoh: Apakah pembayaran berhasil? Ya / Tidak.
4. Merge Node
-
Menggabungkan beberapa alur menjadi satu.
-
Simbol: Belah ketupat (seperti decision node), tapi untuk penggabungan.
5. Fork Node
-
Memisahkan alur menjadi beberapa aktivitas paralel.
-
Simbol: Garis horizontal/vertikal tebal.
6. Join Node
-
Menggabungkan beberapa aktivitas paralel kembali ke satu alur.
-
Simbol: Garis horizontal/vertikal tebal (seperti fork node), tapi untuk penggabungan.
7. Final Node (Titik Akhir)
-
Mengakhiri aktivitas.
-
Simbol: Lingkaran dengan lingkaran hitam di dalamnya.
8. Control Flow (Aliran Kontrol)
-
Panah yang menunjukkan urutan aktivitas.
Contoh Alur Sederhana: Pemesanan Makanan Online
-
Mulai
-
Pelanggan memilih makanan
-
Sistem menampilkan harga
-
Pelanggan memilih metode pembayaran
-
[Decision] Apakah pembayaran berhasil?
-
Ya → Pesanan dikirim → Selesai
-
Tidak → Tampilkan pesan error → Selesai
-
Fungsi Activity Diagram:
-
Analisis Proses Bisnis
→ Memahami langkah-langkah dalam alur kerja bisnis. -
Spesifikasi Use Case
→ Menjelaskan secara rinci bagaimana use case dijalankan. -
Pengembangan Sistem
→ Menjadi acuan dalam desain sistem. -
Identifikasi Paralelisme
→ Menemukan aktivitas yang bisa berjalan bersamaan.




Popular
Tags
Videos